Wednesday, 2 August 2017

Saat Ku Biarkan Dia Pergi

Menyesal adalah hal yang pertama kali aku sadari
Dimana semua pahatan hati membuatku beku
Rasa dicintai memang kadang tak pernah kuhargai

Tapi "282" ku..
Tolonglah biarkan aku kembali kemasa lalu
Biarkan aku menghapus rasa bersalahku karena melepasmu

Namun satu menit kemudian, jam berkata padaku


"Detik tak akan pernah bisa terulang kembali!".

Saturday, 11 March 2017

Sajak Terakhir

Masih tentangmu

Sang inspirasi nyata

Entah berapa banyak cerita dan sajak yang telah ku rangkai

Mungkin aku tidak akan pernah merasa bosan

Tapi aku harus berhenti

Tintaku hampir habis

Ini aksara penutup untukmu, Adimar!

Meski lautku tak jua surut

Biarlah kuredam sendiri

Karena usai ini

Kertas ku tak lagi berisi tentangmu.

Wednesday, 1 March 2017

Teruntuk Adimar

Apa kabar? Aku baik-baik saja, itupun jika kau ingin tahu.
Biar ku tebak pasti keadaanmu sangatlah baik, karena kamu telah memilih seseorang untuk mendampingimu sekarang ini.
Seorang perempuan yang pastinya sangat menarik dimata mu, dia yang pasti selalu ada menyemangatimu, membuatmu tersenyum dan menghiburmu.

Aku tidak menyalahkan dia yang kamu pilih. Aku juga tidak menyalahkanmu karena telah memilih dia.
Hati tidak bisa di paksakan dan diatur untuk siapa bukan?

Aku disini juga tidak bisa menyalahkan perasaanku.hatiku sudah memilih untuk jatuh lagi kepadamu dan aku tidak bisa mengelak.

Sesungguhnya aku ingin mengatakan banyak hal kepadamu.
Tapi, hey... Aku terlihat seperti pengecut.
Untuk menyapa mu saja aku tidak berani.
Dan hari ini kamu berulang tahun, aku masih saja tidak mempunyai keberanian.
Aku hanya bisa mencurahkan ini semua lewat tulisan..

Maaf adimar, aku selalu mencari tahu tentang mu.
Maaf aku telah membiarkan hati ini jatuh lagi kepada mu.
Sekali lagi maaf atas semua yang telah aku lakukan padamu.

Friday, 24 February 2017

Aku dan Diriku

Aku lebih suka tempat yang sepi.
Dimana aku bisa menjadi diri sendiri
Tempat ramai membuatku tak percaya diri..

Aku lebih suka menyendiri.
Karena jika aku memiliki teman, aku takut mereka akan menyakiti ku..

Aku lebih suka diam.
Karena ketika aku berbicara, aku takut mereka tidak akan mendengarkanku..

Aku lebih suka malam.
Dimana aku dapat bersembunyi dalam gelap.
Melukis, menulis atau bahkan hanya sekedar mengingatmu..

Monday, 20 February 2017

Esok Hari

Esok semua masalah akan pergi menjauh

Tidak akan ada lagi wajah muram

Langit mendung akan tergantikan oleh pelangi indah

Akan terlihat wajah penuh kebahagiaan

Rasa takut, amarah, kesepian;

Tidak akan berani mendekat lagi

Ya, ku yakin esok akan lebih baik dari hari ini

Thursday, 12 January 2017

Sang Bintang

Baiklah..

Katakanlah aku seorang pecundang,
Karena telah melanggar janjiku sendiri. Janji untuk berhenti membicarakan mu lagi.

Katakanlah aku seorang pecundang, karena selama ini aku hanya mampu bersembunyi di gelapnya malam, menatap keindahan mu yg menawan menemani rembulan.

Katakanlah aku seorang pecundang,
Karena aku terlalu malu untuk terlihat oleh mu, malu karena aku tak seindah dirimu Sang Bintang yg menghiasi malam, malu karena aku tak seindah rembulan yang menerangi malam.

Aku hanya berandai-andai jika aku seindah rembulan, maka aku akan merasa sangat pantas jika disandingkan dengan mu, berdua menghiasi gelapnya malam dan berharap sang surya tak menggantikan kita