Saturday, 11 March 2017

Sajak Terakhir

Masih tentangmu

Sang inspirasi nyata

Entah berapa banyak cerita dan sajak yang telah ku rangkai

Mungkin aku tidak akan pernah merasa bosan

Tapi aku harus berhenti

Tintaku hampir habis

Ini aksara penutup untukmu, Adimar!

Meski lautku tak jua surut

Biarlah kuredam sendiri

Karena usai ini

Kertas ku tak lagi berisi tentangmu.

Wednesday, 1 March 2017

Teruntuk Adimar

Apa kabar? Aku baik-baik saja, itupun jika kau ingin tahu.
Biar ku tebak pasti keadaanmu sangatlah baik, karena kamu telah memilih seseorang untuk mendampingimu sekarang ini.
Seorang perempuan yang pastinya sangat menarik dimata mu, dia yang pasti selalu ada menyemangatimu, membuatmu tersenyum dan menghiburmu.

Aku tidak menyalahkan dia yang kamu pilih. Aku juga tidak menyalahkanmu karena telah memilih dia.
Hati tidak bisa di paksakan dan diatur untuk siapa bukan?

Aku disini juga tidak bisa menyalahkan perasaanku.hatiku sudah memilih untuk jatuh lagi kepadamu dan aku tidak bisa mengelak.

Sesungguhnya aku ingin mengatakan banyak hal kepadamu.
Tapi, hey... Aku terlihat seperti pengecut.
Untuk menyapa mu saja aku tidak berani.
Dan hari ini kamu berulang tahun, aku masih saja tidak mempunyai keberanian.
Aku hanya bisa mencurahkan ini semua lewat tulisan..

Maaf adimar, aku selalu mencari tahu tentang mu.
Maaf aku telah membiarkan hati ini jatuh lagi kepada mu.
Sekali lagi maaf atas semua yang telah aku lakukan padamu.