Tuesday, 1 November 2016

Rahasiaku Aman Bersamanya

Aku tidak mau makan
malas keluar rumah
tak ingin melakukan apa-apa.
Jam berapa sekarang?
Entahlah.
Aku bosan..

Kalian mau membantuku? Bantu aku untuk mengeluarkan semua rasa tidak nyaman di hati ini, sebuah perasaan yg tidak dapat aku bagi dengan orang lain, aku takut mereka akan menganggapku lemah jika tahu tentang ini.

Tapi aku percaya pada kalian, kalian tak akan memberi tahu ini kepada siapa-siapa kan?
Karena aku tahu kalian hanyalah sebuah buku dan pena.

Itulah kata demi kata yg coba aku rangkai untuk berpartisipasi dalam #SarasvatiKlandestin di Instagram  akhir September lalu.
Sesuai namanya Klandestin yg berarti rahasia, aku mencoba sedikit membuka rahasia tentang diriku pada waktu itu.

Ada saat ketika aku ingin mengeluarkan keluh kesah yg ada pada orang2 yg dekat dgn ku, namun aku tidak mempercayai mereka. Mereka itu egois sama sepertiku. Beranggapan kalau sahabat itu mustahil di jaman sekarang.
Aku lebih sering meluapkan segala emosi ku pada  buku dan pena.
Lewat sebuah tulisan aku mengeluarkan segala keluh kesah, sendu, sedih, bahkan tangis.
Maka dari itu aku beranggapan bahwa semua rahasiaku aman ketika aku memberitahukan nya pada buku dan pena.

No comments:

Post a Comment